Pemdes Batukerbuy Gelar Khotmil Qur'an dan Santunan Anak Yatim
Pemerintah Desa Batukerbuy kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun nilai keagamaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat melalui kegiatan khotmil Al-Qur’an dan santunan anak yatim. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (18/3/2026) di Pendopo Batukerbuy ini berjalan dalam suasana khidmat, hangat, dan penuh kebersamaan antarwarga.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Batukerbuy, Wulandari Utami Putri, SE., MM., bersama jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader Posyandu, serta anggota PKK Batukerbuy. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kuatnya sinergi lintas elemen di tingkat desa dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan.
Dalam sambutannya, Wulandari Utami Putri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk menanamkan nilai-nilai religius sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan kepedulian kita terhadap sesama. Pemerintah desa ingin memastikan bahwa nilai-nilai kebersamaan terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan khotmil Al-Qur’an yang diikuti oleh para peserta dengan penuh kekhusyukan. Lantunan ayat suci yang menggema di pendopo desa menciptakan suasana yang tenang dan sarat makna spiritual. Kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk memanjatkan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, serta kesejahteraan bagi seluruh warga Desa Batukerbuy.
Salah satu perangkat desa yang turut hadir menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial.
“Khotmil Al-Qur’an ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus menjaga hubungan baik antarwarga,” ungkapnya.
Usai khotmil Al-Qur’an, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 21 anak yatim yang berasal dari berbagai dusun di Desa Batukerbuy. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh kepala desa dan diikuti oleh perangkat desa lainnya. Momen tersebut berlangsung haru, sekaligus menjadi wujud nyata perhatian pemerintah desa terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Wulandari menambahkan bahwa santunan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban para penerima sekaligus menghadirkan kebahagiaan, khususnya menjelang momentum keagamaan.
“Kami berharap santunan ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Para penerima santunan dan pendamping yang hadir pun menyambut kegiatan ini dengan penuh rasa syukur. Salah satu warga menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah desa.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian ini. Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi kami dan semoga bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” katanya.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, khotmil Al-Qur’an dan santunan anak yatim ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga. Interaksi yang terjalin selama kegiatan mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat Desa Batukerbuy.
Pemerintah desa berharap, nilai-nilai yang tumbuh dari kegiatan ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin budaya saling peduli, berbagi, dan bergotong royong ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Batukerbuy,” pungkas Wulandari.
Melalui kegiatan yang sarat makna ini, Desa Batukerbuy menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial. Dengan demikian, diharapkan tercipta lingkungan desa yang harmonis, religius, dan penuh rasa empati antar sesama.


Post a Comment